Tabloid Posmo

Membuka Mata Batin

Tobat, Penyesalan Berkepanjangan

Setiap orang pasti mempunyai dosa. Baik kepada Tuhan maupun sesama manusia. Baik disebabkan melakukan kemaksiatan, kelalaian, kekufuran, meninggalkan kuajiban dan lain-lain. Jika dosa itu dibiarkan, maka akan menenggelamkan diri. Karenanya harus ditobati.

Kesalahan dan dosa yang telah kita perbuat, tentu tidak bisa terhapuskan. Yang bisa kita lakukan hanya penebusan dengan jalan bertobat. Bertobat yang semurni-murninya taubat yang disebut taubatan nasuha.Mengapa dosa harus ditobati ? Sebab, sifat dosa menjadi tabir antara hamba dengan Tuhan. Dosa yang pernah kita lakukan menjadikan penyesalan berkepanjangan. Penyesalan itu menimbulkan kita untuk melakukan pendekatan kepada Allah, dengan jalan tobat.Tobat adalah meninggalkan dosa-dosa seketika dan bertekat tidak melakukannya lagi untuk selama-lamanya. Tobat hukumnya wajib bagi yang telah melakukan maksiat. Bahkan kepada semua orang pada umumnya. Setidaknya ada tiga sarat bertaubat yang harus dikerjakan. Yaitu harus menghentikan perbuatan dosanya, harus menyesal atas perbuatan itu, dan harus mempunyai tekad yang bulat untuk tidak mengulangi selama-lamanya.Banyak dalil yang menyeruhkan untuk bertobat. Baik ayat-ayat suci alquran maupun hadis-hadis nabi. Seperti ayat 31 surat An-Nur, Allah menyeruhkan “Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang mukmin, supaya kamu beruntung.”Hujjatul Islam, Abu Hamid Al Ghazali menegaskan, bahwa bertobat dari dosa itu adalah perilaku para nabi dan siddiqin serta orang yang tidak rela hanya sekedar hidup tanpa faedah.Para wali yang dilapangkan Allah dada mereka untuk menerima Islam dan menetapkan iman di dalam hati-hati mereka, telah menyadari bahwa setiap nafas mereka adalah permata berharga yang tak ternilai. Bahkan, dunia beserta isinya, andaikata dibandingkan dengan sebuah nafas, tidaklah senilai dengannya. Maka mereka pun memelihara waktu-waktu mereka, sedangkan selain mereka, banyak yang hanyut dalam kelalaian.Tobat sangat penting bagi setiap orang. Sebab, seseorang tidak luput dari dosa yang menimpahnya, baik dengan anggota tubuh atau suara hati. Setidaknya lalai dari Allah Ta’ala. Dan, bertobat dapat membersihkan jiwa. Tobat yang DiterimaOrang-orang yang memandang dengan cahaya mata hati kepada cahaya-cahaya Alquran mengetahui bahwa setiap hati yang bersih di sisi Allah Ta’ala siap memandang dengan matanya yang kekal ke wajah Allah Ta’ala.Mereka tahu bahwa pada asalnya kita diciptakan dalam keadaan bersih. Ia menjadi tidak bersih karena adanya kekeruhan yang memayahkan wajahnya akibat kotoran dosa-dosa dan kegelapannya.Mereka tahu bahwa api penyesalan membakar kotoran-kotoran itu, dan cahaya kebaikan menghapus kegelapan dosa dari hatinya.Mereka tahu bahwa tiada kemampuan bagi kegelapan maksiat apabila disertai cahaya kebaikan, sebagaimana tiada kemampuan bagi kegelapan malam apabila disertai cahaya siang. Dan sebagaimana keruhnya kotoran akan hilang oleh putihnya sabun, maka dosa-dosa pun akan hilang oleh cahaya tobat, istighfar, dan penyesalan, kecuali apabila dosa-dosa telah merusak bentuk hati karena banyak dan lama waktunya.Pentingnya tobat ini diingatkan oleh Nabi Muhammad Saw. “Andaikata kalian berbuat dosa-dosa hingga mencapai langit, kemudian kalian menyesal, niscaya Allah menerima tobat kalian.”Paling gampang, tobat itu dilakukan dengan ucapan. Yaitu permohonan ampun, atau istighfar. Astaghfirullahal adziem. Alladzie laailahaillahuwal hayyul qayyum wa atubu ilaik.Robbighfirlii waatub ‘alayya innaka antat tawwaabul ghafuur. (ya Tuhanku ! Ampunilah Aku dan terimalah tobatku, karena sesungguhnya Engkau Dzat Penerima tobat lagi Maha Pengampun). Inilah yang diucapkan oleh nabi sebanyak 100 kali setiap hari.Istighfar dan tobat yang dilakukan nabi 100 kali setiap hari tersebut bukan berarti beliau pernah melakukan dosa. Sebab, beliau adalah Ma’sum (terpelihara dari perbuatan dosa). Tetapi untuk memberikan teladan kepada umatnya.Untuk perbuatan, selain tidak melakukan perbuatan dosa lagi dan penyesalan dengan mengingat-ingat dosa-dosa yang pernah dilakukan, melakukan kuajiban seperti salat lima waktu, juga melakukan salat-salat sunat, khususnya salat sunah taubah. Juga senantiasa mengisi tarikan nafas dengan berzikir.Bagaimanakah sikap Allah terhadap hamba-Nya yang bertobat ? Nabi Muhammad Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah Ta’ala selalu membuka tangan-Nya diwaktu malam untuk menerima tobat orang yang melakukan kesalahan disiang hari. Ia membuka tangan-Nya di waktu siang untuk menerima tobat orang yang melakukan kesalahan di waktu malam hari. Begitulah hingga matahari terbit dari barat.”Dalam hadis Bukhari dan Muslim, Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya Allah sangat gembira melihat tobat hamba-Nya, melebihi kegembiraan seseorang diantara kamu yang tiba-tiba menemukan kembali kendaraannya yang hilang.”

Agustus 10, 2006 - Posted by | Laporan Utama

5 Komentar »

  1. Dosa yang t’lalu lama melekat pada badan kita memang senantiasa akan m’buat hati kita t’tutup nilai2 kebaikan karenanya, based on my experience who mine memang semua yang terjadi dalam hidup ini bukanlah suatu kebetulan belaka baik yg positif, negatif, baik, buruk, derita, bahagia dan apapun bentuknya itu atas izin dan kehendak 4JJI swt kenapa??? karena semua itu 4JJI berikan tau jadikan semua itu bukanlah hal yang sia2 melainkan adanya hikmah yang baik untuk kita dibalik semua itu so 4 u all i believe god sayang kepada semua hambanya…. jadi berfikirlah secara positif segala sesuatunya itu dan juga janganlah kita terlarut dalam penyesalan tanpa adanya treatment yang konkret karena telah berbuat dosa dengan ini juga saya bermaksud tabligh kepada saudaraku janganlah kita sia2kan waktu untuk segera bertobat kepadaNYA karena waktu tidak akan pernah kembali akan tetapi karunia dan maha kasih NYA senantiasa menantikan kalian kembali wahai hamba 4JJI yang berfikir…. thanks miss u all🙂

    Komentar oleh Rey | Juli 13, 2007 | Balas

  2. ammin ya rabball allaminn….thnks

    Komentar oleh agus luvi | Juni 16, 2008 | Balas

  3. trms telah memberi cahaya tobat smga q ,,, ndang tobat ,,
    doa’in yaa,,,,,

    Komentar oleh hafi | Oktober 27, 2009 | Balas

  4. Trimaksih atas informasinya,,smg tobat atas kesalahanku diterima oleh Allah,,amin

    Komentar oleh lelly | Oktober 7, 2010 | Balas

  5. Komentar oleh entim | Januari 11, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: