Tabloid Posmo

Membuka Mata Batin

UST. AZIZ AJAK UMAT MAWAS DIRI

Zikir dan Doa Syafaat Seribu Anak Korban Gempa 

Bencana terus menggelembung. Derita rakyat terus meluas. Aceh belum pulih benar. Jogja dan Jateng masih trauma ditambah semburan lumpur di Porong, Jatim. Kini, gempa dan tsunami menerjang Pantai Pangandaran dan sekitarnya. Ratusan nyawa jadi tumbal. Apa sebenarnya yang terjadi pada bangsa ini?

DOA syafaat seluruh umat beragama yang digelar serentak di seluruh ibu kota provinsi. Itulah solusi mengatasi berbagai bencana yang terus melanda bangsa ini, di samping terus melakukan koreksi diri, mengurai perilaku yang selama ini dijalani serta mawas diri. Begitulah saran yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Hidayah Tegal, Ustad M Aziz Hidayatulah kepada posmo Senin malam. Selain Pesantren Bustanul Hidayah, juga beberapa majelis taklim bergabung dalam doa syafaat tersebut. Salah satu spiritualis yang tergabung di tim pemburu hantu itu mengatakan bahwa air laut berkadar asam yang sangat tinggi semakin keras merongrong kulit bumi. Keris tidak akan sanggup menghalaunya. Hanya iman kepada Allah yang sanggup meredahkannya. Ketika melakukan meditasi dan takarup di berbagai tempat, termasuk di lumpur Porong, Ustad Aziz mengatakan bumi punya rasa bukan main sakitnya. Waktu kulitnya dicucuki keris. “Bumi mengerang marah. Beritahu Presiden RI segera lakasanakan ‘Malam Doa Damai Mohon Ampunan Allah’ berupa Doa Syafaat seluruh umat beragama di seluruh kota besar di Indonesia selama 7 hari 7 malam. Dimohon segara dilaksanakan mulai Minggu malam Senin ini,” kata Ustad Aziz ketika mendengar suara bumi.Beginilah kalau alam murka. Daratan maupun lautan telah menunjukkan keperkasaannya. Siapa pun tak kuasa menghentikannya, karena sebenarnya semua itu akibat ulah tangan manusia sendiri. Artinya, berbagai bencana itu merupakan hukuman atas perbuatan manusia yang semena-mena pada alam dan tak bisa dicegah. Apakah itu tokoh linuwih atau senjata yang sakti. Hanya orang iman, alim, dan saleh yang berdoa meminta kepada Allah agar berbagai bencana di bumi pertiwi ini segera diakhiri.  1.000 Anak Korban BencanaSalah satu upaya agar bencana tidak terus meluas juga untuk memulihkan mentalitas korban gempa, maka Ustad Aziz akan mengajak kepada anak-anak kecil yang menjadi korban gempa Jogja dan Jateng melakukan zikir dan doa syafaat yang akan dilakukan di Alun-alun Rumah Dinas Bupati Bantul, 25 Juli mendatang. Acara itu juga akan dihadiri Menteri Sosial Bachtiar Hamzah, Menpora Adiyatsa Dault, insya Allah Menag Maftuh Basuni. Acara tersebut digelar dalam rangka Hari Anak Nasional dan yang menjadi penyelenggara adalah Yayasan Pena yang diketuai Ibu Ema Santoso.Tidak kurang 1.000 anak korban bencana akan hadir dan mengikuti zikir. Mereka juga akan mendapatkan bantuan pakaian sekolah, tas, dan buku. Juga tasbih untuk zikir. “Mereka anak-anak yang membutuhkan bantuan. Mereka masih memiliki masa depan yang panjang. Kalau mereka tidak dibantu dan diurus, lantas apa yang mereka lakukan,” tegas Ustad Aziz. Mengingat pentingnya acara itu, maka Ustad Aziz mengajak seluruh umat Islam dan mereka yang peduli dengan anak bangsa untuk menghadiri zikir dan doa bersama sulthonul hadi

Juli 21, 2006 - Posted by | Laporan Utama

2 Komentar »

  1. saya setuju sekali pendapat diatas. Dan memang kita bangsa indonesia saat ini sholat hajat bareng bareng minta ampun pada allah

    Komentar oleh guntur | September 13, 2007 | Balas

  2. mohon doa restu dari semua umat muslim dunia dan semoga sukses dan mendapat ridho ALLAH dunia akherat

    Komentar oleh tikno | Maret 1, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: