Tabloid Posmo

Membuka Mata Batin

Kharisma Gus Maksum Masih Terasa

Melihat Lebih Dekat Haul ke-3 Gus Maksum Lirboyo, Kediri 

Kharisma Gus Maksum masih dirasakan oleh banyak orang, terutama warga Kediri, Jawa Timur, terkhusus aggota perguruan Pagar Nusa. Meski almarhum sudah pergi menghadapIlahi tiga tahun silam, namun tak membuat para santrinya merasa kehilangan panutan. Kini Kyai yang dikenal punya banyak ilmu kejadugan (kanoragan, Red) itu terasa hadir dalam banyak kerumunan orang yang sengaja datang untuk memperingati acara haul ketiganya.

Pagi itu suasana pondok pesantren Salafiyah Lirboyo Kediri-salah satu pondok pesantren tertua di Indonesia-ramai dengan orang yang mondar mandir sambil menenteng karpet panjang. Karpet itu dibentangkan di halaman pondok pesantren. Sebagian lainnya, sibuk mendirikan terop besar yang dipasang di depan rumah almarhum K.H. Maksum, dilengkapi dengan panggung bertuliskan “peringatan maulid dan haul ke 3 K.H. Maksum Lirboyo Kediri”. Sesaat kemudian pondok pesantren Lirboyo didatangi ribuan orang dengan memakai kopiah dan sarung, layaknya santri. Kemudian mereka memadati halaman pondok pesantren, seraya duduk bersila dikarpet yang sudah disediakan. Orang-orang ini sengaja hadir dari berbagai penjuru nusantara seperti Sumatra, Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur sendiri, untuk memperingati haul ketiga K.H. Maksum. Menurut Imam Syamsuddin sekretaris Pagar Nusa kota Kediri mengatakan, undangan yang hadir pada acara haul Gus Maksum panggilan akrab K.H. Maksum diperkirakan kurang lebih 10.000 orang, dan haul ini adalah yang terbesar dibandingkan haul sebelumnya.Dalam haul kali ini, juga hadir sejumlah paranormal kondang asal ibu kota yang juga pernah menjadi santri Gus Maksum. Di antaranya, Ustad Aziz Hidayatullah (pimpinan pondok pesantren Busatanul Hidayah Tegal Jawa Tengah), Gus Ulin Nuha Azka (Pimpinan Dzikir Sunan Kalijaga Demak), Ki Cokro (Spiritualis asal Jombang), Habib Munzir bin Fuad al-Musawa (Pimpinan Majelis Shalawat Rasulullah Saw Jakarta), Prof. K.H. Suharbillah (Ketua Pejabat Sementara Pagar Nusa Pusat) dan beberapa Kyai dan ulama yang berkumpul di rumah kediaman Gus Maksum.Setelah semua undangan berkumpul, acara haul dibuka dengan bacaan basmalah, lalu dilanjutkan dengan acara-acara seremonial seperti pembacaan ayat-ayat suci al-Quran dan sambutan dari keluarga almarhum dan juga tahlilan untuk mendoakan arwah Gus Maksum. Tak hanya itu, Gus Zainal Abidin selaku Sahibul hajat sengaja mendatangkan penceramah dari Jakarta, yakni Habib Munzir bin Fuad al-Musawa. Dalam ceramahnya, Habib asal ibu kota itu mengingatkan kembali perjuangan Gus Maksum semasa hidupnya. Seperti Keikhlasan yang selalu menyertai sikap Gus Maksum dalam membantu sesama umat manusia, dan demi negara khususnya. Juga sosok Kharisma yang dimiliki Gus Maksum, sehingga banyak orang ingin menjadi santrinya. Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa Gus Maksum adalah Waliyullah yang diberikan banyak ilmu kejadugan dan ketakwaan yang tinggi. Dalam waktu beberapa jam, kemudian acara dilanjutkan oleh hiburan berupa musik shalawat yang sengaja didatangkan dari Ibu Kota Jakarta, yakni kelompok Shalawat Majelis Rasulullah Saw pimpinan Habib Munzir bin Fuad al-Musawa. Karena menurut Gus Abidin panggilan Gus Zainal Abidin, kelompok Shalawat ini ada kesamaan kultur dengan warga NU khususnya Gus Maksum.Untuk menyudahi serangkaian acara yang dilaksanakan dalam haul ketiga Gus Maksum, pihak panitia memberikan suguhan kepada para undangan berupa 1000 nampan yang berisi nasi kuning dan lauk pauk ala pesantren. Nasi kuning dibagikan kepada undangan dan disantap secara berkelompok-seperti kebiasaan para santri ketika makan bersama-dalam tiap kelompok terdapat lebih dari tiga orang. Mereka ramai-ramai menyantap nasi kuning dengan penuh kesederhanaan. Gus Abidin mengatakan, “kebiasaan menyantap nasi kuning dinampan dengan cara bergerombol, menunjukkan akan kesederhanaan Gus Maksum semasa hidupnya, dan tidak lebih dari itu,” ujarnya. Setelah acara makan-makan selesai, pihak panitia menyudahi acara dengan pertunjukan tarung bebas yang dipertontonkan oleh para anggota perguruan Pagar Nusa dari berbagai wilayah. Warisan Gus MaksumPagar nusa adalah kelompok seni bela diri yang didirikan oleh Gus Maksum di pondok pesantren Lirboyo Kediri, dibawah naungan Nahdatul Ulama dengan mewadahi beberapa pencak silat di bebargai daerah di Indonesia. Pagar Nusa kini sudah dikenal banyak orang dengan anggotanya yang mencapai puluhan ribu orang, khususnya warga NU. Berkat jasa-jasa Gus Maksum selaku pendiri dan juga ketua umum yang disandang sampai akhir hayatnya. Maka tak ayal jika pagar nusa diindetikkan dengan Gus Maksum sebagai ikon kelompok pencak silat milik NU itu. Untuk melestarikan seni bela diri ini, Gus Maksum selalu mengadakan pertunjukan berupa tarung bebas, yakni pertarungan antara dua pendekar pagar nusa yang saling berduel satu lawan satu dengan tangan kosong. Meski ditinggal sang maestro, kini pagar Nusa selalu melestarikan tradisi tarung bebas itu. Hal ini bisa dilihat ketika acara haul Gus Maksum ke tiga di Lirboyo Kediri Minggu (6/8) yang lalu. Pertunjukan tarung bebas ini pun mendapat antusias dari para undangan dan santri yang hadir. Mereka bersorak-sorai sambil sesekali bertepuk tangan, ketika para pendekar–sebutan bagi anggota pagar nusa-saling menjatuhkan, bahkan tak jarang di antara para pendekar harus berdarah-darah dan patah tulang seperti yang terjadi pada haul ketiga Gus maksum beberapa hari lalu. Dengan diiringi tabuhan hadrah dan shalawat nabi, acara tarung bebas pun semakin terasa hikmatnya. Kini pagar nusa telah kehilangan ikonnya yang selama ini dijadikan panutan dan tempat bersandar. Akankah sosok Gus Maksum tergantikan dengan generasi selanjutnya ?. Makna HaulGus Maksum dikenal sebagai sosok yang jujur dan punya rasa keikhlasan tinggi. Ciri khasnya, Gus yang identik dengan rambut panjang itu, mempunyai banyak ilmu kejadugan. Konon, rambutnya bisa berubah menjadi api dan tak bisa dipotong, sehingga dikenal si rambut api.Kini Gus Maksum hanya tinggal kenangan dan petuah-petuahnya yang sering disampaikan pada keluarganya, yakni Gus Abidin salah satu keponakan yang dianggap sebagai penerus perjuangan Gus Maksum. Ketika sedang menghadapi beberapa wartawan, termasuk Posmo, Gus Abidin begitu bersahaja dengan sikap ketawaduan dan kata-katanya yang lembut, kemudian Gus yang masih muda ini menjelaskan maksud dari pelaksanaan Haul Ke tiga Gus Maksum. Bahwa peringatan ini semata-mata untuk mengenang perjuangan Gus Maksum semasa hidup, dan melestarikan rasa kejamaiyahan yang selalu didengungkan oleh Gus Maksum pada santrinya.Selain itu, juga menumbuhkan sikap sportifitas seperti yang ditujukkan para pendekar pagar nusa dalam tarung bebas. Karena dengan tradisi seperti ini, akan menumbuhkan sikap percaya diri bagi setiap orang, dan lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt.Harapan Gus Abidin, semoga haul ke empat yang akan dilaksanakan tahun depan, lebih besar dan lebih hikmat, sehingga setiap orang akan terus mengenang sosok Gus Maksum yang bersahaja itu. Amin!

About these ads

Agustus 10, 2006 - Posted by | Laporan Khusus

91 Komentar »

  1. Ass….ileh

    Nyuwun kirim ake biografine gus maksum lan fotone.

    Wass..ileh

    Komentar oleh Gus baweh | September 21, 2006 | Balas

  2. Semoga Allah Ta’alaa memberikan pepadang atas beliau Gus Maksum. Amien

    Komentar oleh masjamal | Oktober 18, 2006 | Balas

  3. Assalamu ‘alaikum Wr. Wb.

    Dear Posmo,

    Saya sangat tertarik membaca berita tentang gus maksum, dimana dalam berita itu ada Habib Munzir bin Fuad al-Musawa ( Pimpinan Majelis Shalawat Rasullulah Saw – Jakarta ). Dan saya ingin mengetahui alamat Habib Munzir bin Fuad al-Musawa, kemudian bagaimana caranya agar saya dapat menhubungi Beliau.

    Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

    Toha

    Komentar oleh Toha | Oktober 28, 2006 | Balas

    • Habib Munzir Al Musawa Jl. Cikoko Brt II/2 Pancoran Jakarta Selatan cari rumah putih bertingkat yang paling besar ada tanda umbul2 berwarna hijau didepannya rmh berpagar putih

      Komentar oleh someone from Bali | November 6, 2011 | Balas

    • maaf Cikoko Brt III/2 nulisnya kurang

      Komentar oleh someone from Bali | November 6, 2011 | Balas

  4. Ass.Wr.Wb
    saya dari lampung. saya punya mertua yang cukup akrab dengan KH Maksum yang bernama Lukman (putra bpk Misbahudin) tinggal di Udanawu waktu itu sekarang di lampung. kalau bisa saya ingin melihat foto dan biografinya, oya..salam dari temannya Bandi yang kini tinggal di lampung.
    wass.Wr.Wb

    Komentar oleh bouljon80 | Juni 7, 2007 | Balas

  5. ass.wr.wb
    mgkn saya tidak begitu mengerti seputar pesantren tapi saya akui ponpes lirboyo dan gus maksum mamag sangat mengagumkan

    Komentar oleh laela | Juni 8, 2007 | Balas

  6. Teringat puluhan tahun yg lalu ketika saya masih tinggal di kampung, disalah satu desa kecil diwilayah Kab.Kediri. yang mana didesa itu sering sekali ada adu beladiri yang biasa disebut Pencak Dor, biasa dilakukan dilapangan diatas genjot/panggung yang kira2 tingginya 6 meter. yang mana saat itu saya baru SD dan waktu itu Gus Mahcsum masih muda dan berambut gondrong, nama Gus Mahcsum (Pendekar Lirboyo)sangatlah mengentarkan lawan atau kawan.

    kadang saya kangen untuk menyaksikan Pencak Dor, namun apakah sekarang masih ada / digelar yaaa? mengingat pencak itu keras sekali dalam pertarungannya.

    saya senang sekali apabila ada yang bisa memberikan info mengenai Pencak Dor, bisa berupa Artikel/Photo/Perguruan dll.

    kadang masih kangen naik genjot dan kembangan diatasnya.
    dan sekarang maih ingat dan kadang memperagakan beberap kembangan/jurusnya heee hee heee terasa pulang kampung.

    ditunggu artikelnya

    salam

    Komentar oleh didik | Juni 12, 2007 | Balas

    • MAS DIDIK KAMI PAGAR NUSA NGERANG TAMBAKROMO PATI JATENG 1 THN SEKALI MENGADAKAN PENCAK DOR TP KUSUS PAGAR NUSA KRN KOTA KAMI BEDA AMA KEDIRI TLP 085226322069

      Komentar oleh KI JOKO BUONO | Maret 10, 2012 | Balas

  7. aslmkm.alamat situs http://www.majelisrasulullah.org...
    Alamat rumah di jakarta selatan… cidodol

    Mohon Do’akan Guru Kita
    Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    Alhamdulillahilladzi hadaanaa bi’abdihil mukhtaari manda’aanaa
    Labbaika yaa mandallanaa wa hadaanaa Shalla ‘alaihi

    Malam selasa kemarin , seperti kita lihat Guru Mulia, tampak lelah dan tidak dalam keadaan sehat. Beliau mengunakan tongkat..dan beberapa kali mengusap wajahnya yg bercucuran keringat. Mungkin beliau menahan rasa sakitnya..

    Beliau yang semula duduk..akhirnya beliau memutuskan berusaha berdiri..dalam ceramahnya. Beliau sangat menghormati kita..beliau tak ingin para pecinta Rasul saw..bersedih..karenanya

    Disini, mari kita angkat kedua tangan..bersama kita munajat mohon kesembuhan beliau kepada Sang Pemilik Kesembuhan., Semoga Allah swt mengangkat penyakit beliau dan dapat terus membimbing kita kepada keridhoanNya sampai ruh – ruh para pecinta Rasul saw kembali kehadapanNya dengan limpahan kerinduan padaNya..

    Kita bersatu dalam kalimat yang paling mulia, kalimat yg paling indah, kalimat yg paling dicintai Allah swt.. “LAA ILAAHA ILLALLAH”

    Jadikan setiap malam kita terus munajat mohon kebaikan dan mengemis ampunan dariNya swt.. Basahi setiap malam – malam kita dengan air mata taubat..senantiasa hanya merindukan Yang Maha Memiliki Langit dan Bumi.. Yang Maha Mematikan..Yang Maha Luas Kasih Sayangnya

    Sabda Rasulullah saw : “tiga kelompok mata yg tak disentuh api neraka : “mata yg mengawasi / berjaga dijalan Allah, mata yg tak tidur karena dijalan Allah, dan mata yg menangis risau akan kemurkaan Allah” (Mustadrak Ala shahihain hadits no.2430)

    Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh

    Komentar oleh WAHYU | Juli 13, 2007 | Balas

  8. ilmu kanuragan adalah budaya indonesia dan itu harus dilestarikan….dan gus maksum adalah salah satu pelestari ilmu kanuragan

    Komentar oleh ibnu | Oktober 23, 2007 | Balas

  9. aku sangat kagum sekali ama gus maksum

    Komentar oleh yusuf effendi | November 13, 2007 | Balas

  10. apa makna haul yang sesungguhnya?

    Komentar oleh akhmad asikin | Desember 1, 2007 | Balas

  11. bibarakati fatihah, man ajazani, KH.Muhammad Junaedi, HMS. Allahummaghfirlahu Syaikhuna alm Gus Maksum Jauhari, meskipun kau telah pergi, tapi dihati dan bayangku kau tetap hidup. Marilah kita selalu kirim fatihah ba’da sholat untuk para guru guru kita khususnya yang telah memberikan kita ijazah2. teruslah beristiqomah. aamiin. Ahmad Siroj (Pangkalan Jati)

    Komentar oleh Ahmad Siroj ( amak ) | Januari 30, 2008 | Balas

  12. saya tidak tau siapa gus maksum keturunan dan sisilahnya mohon di kirimkan

    Komentar oleh BEJO MULYADI | Februari 20, 2008 | Balas

  13. ass.saya orang kediri&santri lirboyo tapi sekarang tinggal di arab saudi,meskipun saya sudah tidak dipondok tapi saya selalu berdoa untuk kyai&teman2 santri semoga sll dlm lindungan allah s.w.t.amin.slm kenal untuk semua.wslm

    Komentar oleh miftakul huda | Februari 22, 2008 | Balas

  14. assalamu’alaikuw Wr. Wb. aku sangat kagum dengn ponpes lirboyo dengn santrinya yang sangat tekun menghafal kitab2ya.cma aku belum tahu silsilah pendiri lirboyo sampai Nabi Muhammad SAW.coba kirimkan ke emailni http://www.cms_rofiqazizi@yahoo.co.id klo bisa bersama foto pengasuh dari pertama sampai sekarang.matursewunn….ku tunggu.

    Komentar oleh rofiq al-azizi | Maret 13, 2008 | Balas

  15. assalamualaikum
    saya belum tahu tentang gus maksum, maka saya harap dikirimkan fotonya ya. semoga sukses selalu pagar nusa

    wassalam

    Komentar oleh ari dwi | Maret 15, 2008 | Balas

  16. assalamu’alaikum
    saya samgat takjub sekali sama pon pes lirboyo dan santri2 nya wajahnya nengeluarkan aura dahsyat yang tdk dimilki orang lain selain santri lirbiyo tok……
    jazakumuloh akhsanal jaza
    waalaikumsalam

    Komentar oleh juzzto | Maret 16, 2008 | Balas

  17. Assalamualikum …….
    Sungguh saya kagum dengan sosok seorang Gus Maksum. mohon saya dikirim biografi dan fotonya Gus. terima kasih .

    Komentar oleh andrik purnawan | April 6, 2008 | Balas

  18. Allohumma ighfir lahu waramhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu………

    Komentar oleh alumni RONA'01 | April 14, 2008 | Balas

  19. Mengenai biografi Gus Maksum Jauhari bisa didapatkan di pesantren Lirboyo,saya sebenarnya bukan santri Lirboyo,tetapi saya sangat senang dengan pesantren Lirboyo, karena pesantren ini bisa menyeimbamgkan antara inmu dhohir dan ilmu bathin,ini tercermin dari para alumninya seperti,KH.Said Agil Siroj,Gus Mus dan kakaknya, KH.Maimun Zubeir,dan masih banyak lagi yang lain yang tidak bisa disebutkan namanya.

    Komentar oleh suhari | April 19, 2008 | Balas

  20. assmu’alaikum boleh nggak saya minta fotonya gus maksum kalau boleh kirinkan ke alamat email aku ya … wasalamu’alaikum

    Komentar oleh moch edi | Juni 13, 2008 | Balas

  21. saya kagum dengan gus maksum, yah tolong juga kirim sejarah dan otobiografi ya Gus, tabik

    Komentar oleh yudha | Juni 15, 2008 | Balas

  22. saya bukn lu2san pondok pesantren lirboyo,,tp saya sangat menghormati dan mengagumi gus maksum,,,bahkan di hp saya ada foto beliau…saya mengagumi beliau karena saya dapt crita2 beliau dimasa lalunya…dan beliau sangat di hormati di kampung saya/bahkan hampir dseluruh kota saya…walaupun beliau udah sedo(meninggal) tp nama dan jasanya tetap abadi..semoga beliau slalu rokhmat disisi ALLAH SWT..amin…salam dri kami wonk nganjuk…

    Komentar oleh gue | Juni 18, 2008 | Balas

  23. assalamualaikm……
    saya warga pagar nusa kepohbaru bojonegoro.saya 3x bertemu
    gus ma’sum(alm).beliau adlh seorang ulama’ yg sangat sederhana dalam kesehariannya,tidak sombong walaupun beliau seorang ulama’ besar dan beliau adlh yg amat saya hormati dan selalau mamotivasi hidup saya utk mjd manusia
    yang berbudi pekerti luhur dan tidak sombong.salam buat semua warga pagar nusa dimanapun berada khos:di bojonegoro……

    Komentar oleh ahmad s.Wonk bojonegoro | Juni 25, 2008 | Balas

  24. Kalo boleh saya minta warisannya gus Maksum dong….maturnuwun

    Komentar oleh koh Alino wijaya | Juli 24, 2008 | Balas

  25. kang nek angsal kulo nyuwun artikel pagar nusa panjenengan send ten email kulo.kanggo adik-adik supoyo biso ngerti saal-usul pagar nusa.kulo rantos kabaripun panjenangan.kulo sak meniko kerjo ten sby.

    matuer nuwun kang…………..?

    Komentar oleh gus so | Juli 30, 2008 | Balas

  26. saya sangat kagum dengan beliau, karena beliau bisa mendirikan perguruan ini,saya sangat berterima kasih padanya karena saya juga termasuk murid pagarnusa, dan insya Allah saya akan mendoakan beliau, sebagai wujud kesetiaanku pada beliau insya Allah sya akan selalu menjaga nama baik pagar nusa, SALAM PAGARNUSA PERKASA. FROM:ANAK CABANG PURWOSARI BOJONEGORO.

    Komentar oleh Udin | Agustus 19, 2008 | Balas

  27. SALAM PAGARNUSA PERKASA. FROM:ANAK CABANG KEPOHBARU BOJONEGORO.

    Komentar oleh KHOIRUL ANAM | September 3, 2008 | Balas

    • sabar mas yaa… ndak usah geger.. damai aja.. aku juga kepoh baru.. ojok tawuran wae, tunjukkan kita orang yang suka damai..

      Komentar oleh hakim | Januari 28, 2010 | Balas

    • Askum. salam pagar Nusa. buat Warga Pagar Nusa khususnya di Bjonegoro. tetap jaya selalu.. Lagolabu illa billah

      Komentar oleh ary | April 19, 2010 | Balas

  28. assalamu’alaikum semua..meski gus Maksum sdh tiada, tp sampe skrg aku sangat kagum bgt ma beliau..

    Komentar oleh adam | Oktober 15, 2008 | Balas

    • maaf za sblmx? yg anda kagumi dr gus maksum itu apax? saya jg kagum? tp yg saya kagumkan perilaku dr beliau/ wass

      Komentar oleh thohir | Februari 23, 2010 | Balas

  29. ayah saya almarhum abdul razak bin haji syamhudi adalah salah satu alumni lirboyo.dari beliaulah untuk pertama kalinya saya mengenal almaghfurlah gus maksum jauhari.menurut cerita ayah saya gus maksum kecil tidak pernah secara formal belajar madrasah di kelas (atau dikenal dengan belajar dikelas) namun anehnya beliau bisa membaca kitab kuning bahkan hafal alfiah beserta qouluhunya”penjelasannya”.gus maksum kecil menurut ayah saya juga seringnya hanya kemulan sarung tanpa berbaju…ya dasar anak kyai mungkin berkat doa abah dan mbahnya.allohummaghfir lahu war hamhu wa’afihi wa’ fu’anhu.amien

    Komentar oleh agus ramadhan kebumen | Desember 1, 2008 | Balas

  30. Gus Maksum beliau adalah guru kita semua walaupun beliau sudah tiada namun jiwa beliau ada dalam diri kita semua semoga Allah Swt. Meridhoi kita semua Amin.

    Komentar oleh arif | Desember 2, 2008 | Balas

  31. assalam mualikum tlong krimkan foto nya agus maksum

    Komentar oleh AGUS | Desember 9, 2008 | Balas

  32. Khususon ila hadlroti Gus Maksum alfatihah…

    Komentar oleh Mujib | Januari 27, 2009 | Balas

    • alhamdulillahirobbil alamiin arrohman nirrohimi maalikiyaumiddin iyyakanakbudu waiyya kanastaiinn ihdinasyirothol mustaqiim syirotolladzi na’an’amta alaihim ghoirill maughdhu bi’alaihim walatddhooooollin.amin. maaf ya ga’ ada tulisan arabnya.

      Komentar oleh firdaus | Oktober 31, 2009 | Balas

  33. ASS..Saya terkesan dengan adanya pagar nusa,tapi tlng diadakan di caturharjo sleman jogja:tlng ya pak saya ingin skl ::::trima kasih

    Komentar oleh AHMAD AQ | Februari 12, 2009 | Balas

  34. Sy termasuk pengagum alm.gus maksum tolong kirimkan biografi beserta foto nya kirim ke email saya ya?qtunggu…

    Komentar oleh Anto | Februari 16, 2009 | Balas

  35. hidupkan lagi kesalafian ala mbah maksum di lirboyo

    Komentar oleh aan | Maret 13, 2009 | Balas

  36. hidup embahe ,hidup gus bidin

    Komentar oleh aan | Maret 13, 2009 | Balas

  37. di kota dan di desa lirboyo identik dgn beliau.pagar nusa adalah slh satu ikon lirboyo,

    Komentar oleh aan | Maret 13, 2009 | Balas

  38. smoga PAGAR NUSA jaya selama lamanya.

    Komentar oleh mansur | Maret 23, 2009 | Balas

  39. yen angsal teman2 pagarnusa bade nyuwon foto lan biografi gus maksum.

    Komentar oleh MUJIB | April 4, 2009 | Balas

  40. salam PAGAR NUSA kami keluarga besar pagar nusa ponorogo salut dengan beliau,karna berkat ilmu beliau kami bisa mempelajarinya dan telah sampai di sini PONOROGO………

    Komentar oleh MAS KHUSAINI IN PONOROGO | April 8, 2009 | Balas

  41. KALAU JADI HANTU JANGAN DATANG KEPADAKU YA AYUhAN NAS //? wr sudah cukup mimpi di usir oleh raja nusantara karna bercanda ber main tombok togel kata ayah anwar isnadi itu haram juga lagi pula kata pak ustd. mufti watugaluh jasem itu juga haram subhana llah kata fulan wal yatalat tof.(surat al kahfi) apa mak sud nya sirambut api bagai mana dengan si energi rambut air dan si rambut cahaya putih sinar jibril apakah ada ,apakah ada keaneahan di dalam kitab sunan ampel apakah mereka juga bisa membaca dengan iqra,wali mnakah yang dekat dengan seorang nabi di dunia ini hampir tanpa jarak antara dia ?……………..

    Komentar oleh KOPYAH KARONGGONI | April 9, 2009 | Balas

  42. salam pagar nusa lirboyo,kami dari anak ndalem beliau.lirboyo=pagar nusa=gus maksum

    Komentar oleh aan | April 9, 2009 | Balas

    • salam pagar nusa juga. saya dari anak genggong.

      Komentar oleh firdaus | Oktober 31, 2009 | Balas

  43. Kita hanya sekedar bisa mengagumi kharisma Gus Ma’shum tanpa sedikitpun berusaha mentauladaninya!SUNGGUH MEMALUKAN!!!Tapi masih lumayan juga….

    Komentar oleh the ganden boy | April 9, 2009 | Balas

  44. padepokan ALAB-ALAB SAMBER NYOWO kramat nganjuk ngaturaken salam ta’dzim dumateng poro santri PAGAR NUSA KAB.PONOROGO

    Komentar oleh k@ng muklis darul ihsan | April 15, 2009 | Balas

  45. ana anggota pagarnusa DKI Jakarta.ana cuman mau bilang terima kasih kepada gus maksum yang telah berjasa semoga perjuangannya terus dilanjutkan oleh generasi berikutnya.thanks

    Komentar oleh andhika | April 20, 2009 | Balas

  46. salam pagar nusa,kami warga pagar nusa mau tanya haul gus mak sum

    Komentar oleh aan | April 30, 2009 | Balas

  47. Assalamu’alaikum.Wr.Wb….
    Ya Ilahi….
    Wariskanlah ketaqwaan-kesalehan-keberanian-ilmunya- semangatnya Yai Ma’sum Jauhari Lirboyo Kediri kepada kami, semoga kami dapat mencontoh perjuangannya menebarkan cinta Alloh SWT-Cinta Rosul SAW-Cinta Ulama’-Cinta NKRI-Cinta sesama…
    Ya Robb…Lahirkan 1000 Gus Ma’sum Kembali di Negeri ini.
    Amin….Amin….Amin…

    Santri PP Nailun Najah Kalinyamatan Jepara

    Komentar oleh Putra Kalinyamat | Juni 16, 2009 | Balas

  48. aslmlkum
    salam sedulur pati.
    ayo dulur” awak dewe kabeh terus berjuang untuk membela kebenaran, lan ayo njogo kekompakan, ojo lali kr poro leluhur”?????????????

    Komentar oleh kang mas'ud bjngoro | Juni 16, 2009 | Balas

    • bojonegoro mana????

      Komentar oleh betna | Oktober 25, 2009 | Balas

  49. ayo jaya pagar nusa

    Komentar oleh dedy | Juni 25, 2009 | Balas

  50. Khusushon ila hadroti Gus Maksum..Al Fatihah

    Komentar oleh Firdas | Agustus 2, 2009 | Balas

  51. mudah mudahan ada pengganti gus maksum yang melanjutkan perjuangannya demi tegaknya agama Alloh di bumi nusantara tercinta ini. amin.

    Komentar oleh M FADLOLI HS | September 17, 2009 | Balas

  52. Alloh memberikan karomah kepada siapa saja dari para hamba hambanya yang di di kehendakinya,sebagaimana yang telah di berikan kepada gus maksum,ia sebagai tokoh silat yang tak tertandinya ,konon cerita pernah di tantang oleh jago silat sholin,yang akhirnya cuma dengan bentakannya saja sudah terlempar dari atas panggung bagaikan di tendang dengan keras.
    sudah adakah dari para santrinya yang seperti beliau ?kalau belum ada ,perabanyaklah dzikir kepada Alloh,pasti akan di ijabah.

    Komentar oleh M FADLOLI .HS.Al BRANGKALI . | September 17, 2009 | Balas

  53. Salam semua untuk warga pagar nusa semoga dlm lindungan ALLAH ,pokoknya blm ada yg bisa ngantiin Gus maksum . Dari sobirin anggot pagar nusa cabang ulujami ,pemalang

    Komentar oleh Sobirin | September 28, 2009 | Balas

  54. assalamualaikum
    salam persaudaraan dari PAGAR NUSA kepoh baru BOJONEGORO

    Komentar oleh betna | Oktober 25, 2009 | Balas

  55. jazakumullah khoerujaza utk alm Gus Maksum smg ALLAH menempatkan nya ditempat yg mulia, ane sbg kel Pagar Nusa & jg sbg jamaah Majelis Rasulullah salut dan takzim krn tdk menyangka punya pandangan yg satu, ane pgn tahu nih alamt pagar nusa di jakarta tlg di info ya ? moga para pecinta rosulullah dan para pecinta solihin bertambah jaya amiin ya robbal alamiin.

    Komentar oleh moch badrudin | Oktober 28, 2009 | Balas

  56. semoga Gusma maksum diberi ketenangan oleh Allah amin di alam sana dan salam pagar nusa di seluruh Indonesia.

    Komentar oleh firdaus | Oktober 31, 2009 | Balas

  57. moga PERGURUAN PN tetap jaya &bersatu antar ranting,cabang/pusat .amiin

    Komentar oleh aan m (pp.mifda kroya) | November 25, 2009 | Balas

  58. assalamu’alaikum wr wb
    salam persaudaraan dari PAGAR NUSA PP.MIFDA KROYA dimanapun berada.
    Semoga Guru2 & teman2 kita yang telah mendahului kita mendapat ampunan dari Allah swt diterima amalnya khususnya gus maksum jauhari

    Komentar oleh aan m (pp.mifda kroya) | November 25, 2009 | Balas

  59. Tolong kirim Foto Gus Maksum nya dong…..
    Mdh2n ada penerus beliau….

    Komentar oleh ir_one | Desember 3, 2009 | Balas

  60. Ya allah smoga almarhum mbah maksum add pnerusnya
    sYa jdi sdih klo mengingat msa lalu saya sama mbahe
    alm.dlu disiplin keras dan …..pokokna alm. dah dianggap bapak dewe sma anak2 n sya wktu di kanigoro
    dan kta sbagai murid nya beliau harus bsa mngikuti jjak beliau walaupun cma 10% saja pokoknya lanjutkan jsa nya gus maksum dengarkan petuah beliau…..1 petuah beliau musuh jangan dicari musuh datang jangan lari….ALFATIHAH……

    Komentar oleh ali ponpes lirboyo | Desember 19, 2009 | Balas

  61. Kita sebagai anggota pagar nusa harus lan harus meneruskan perjuangan guru-guru kita,kita harus meraasakan betapa berat perjuangan beliau -beliau di masa lalu,,smoga kita di beri jalan kesuksesan……amin…,salam from PAGAR NUSA KAB.BLITAR

    Komentar oleh muza | Desember 20, 2009 | Balas

  62. Sebagai warga pagar nusa saya bangga akan persaudaraan di antara kita,semoga di kehidupan nyata pun kita semua tetap menjujung tinggi rasa persaudaran kita seua dan semoga kita semua dalam lindungan ALLAH. DR Warga PN PEMALANG JAWA TENGAH.

    Komentar oleh Sobirin | Desember 22, 2009 | Balas

  63. Saya termasuk orang yang mengagumi Gus Maksum karena keteguhan dan ketulusan hatinya dalam mengayomi masyarakat yang lemah. Setahu saya, Gus Maksum punya seorang guru yang bernama Kang Ujed/Kang Ubeid yang sekarang masih jumeneng/hidup dan menjadi salah seorang pengasuh pondok pesantren gedongan-Ender-Cirebon-Jawa Barat.

    Komentar oleh Maqila | Januari 12, 2010 | Balas

  64. mari bergabung & berlatih bersama setiap minggu pagi pukul 08.00 di halaman kantor PBNU jl.kramat raya.monggo dulur kumpul kalian derek2 IPS NU Pagar Nusa,salam Pendekar !!!

    Komentar oleh Gus Mutachir | April 21, 2010 | Balas

  65. salam bwt warga pagar nusa di bojonegoro trtama di kec. baureno……??? slmx harus sbar n tabah…. jngn mudah trpancng emosi…../????? n jngn tawuran ae…..??? pkokX slm damai smua pncak silat di indonesia……………….

    Komentar oleh aries | Juli 27, 2010 | Balas

  66. pesugihan aman halal, biaya setelah sukses, sms/tlp bunda dewi jember 085749216286

    Komentar oleh bunda dewi 0857-4921-6286 solusi bebas hutang dan kekayaan, biaya belakangan | Oktober 8, 2010 | Balas

  67. assalamu alaikum…

    mf sekiranya kurang sopan, join di blog megananda…saya ingin gabung tuk nyumbang info artikel ..trimakasih wasalamualaikum…

    Komentar oleh healthsystemcanada | Januari 5, 2011 | Balas

  68. slmkm ….sya sngt mengagumi gus maksum..beliu adlah suri tauladan bgi kita semua ..amin

    Komentar oleh nurhidayat wirya taruna | Maret 10, 2011 | Balas

  69. alhamdulillah bikheir

    Komentar oleh ahmad assegaf | Maret 10, 2011 | Balas

  70. semoga amal kebaikan beliau di terima allah…

    Komentar oleh anas | Maret 16, 2011 | Balas

  71. Saya ingin tau, pengganti Mbah Mangli Wali dar Mungkit – Magelang
    tolong siapa pengggantinya, mohon di balas
    matuh nuwun

    Komentar oleh Itoch - Bandung | April 18, 2011 | Balas

  72. saya sangat kagum sekali dengan gus maksum, tapi saya belum tau silsilah beliau sampai Nabi muhammad SAW dan saya pengen dkirimi foto & biografi beliau kealamat ini y? asuhandi03@gmal.com.
    terima kasih

    Komentar oleh Achmad suhandi | Mei 11, 2011 | Balas

  73. saya sangat kagum sekali dengan gus maksum, tapi saya belum tau silsilah beliau sampai Nabi muhammad SAW dan saya pengen dkirimi foto & biografi beliau kealamat ini y? asuhandi03@gmail.com.
    terima kasih

    Komentar oleh Achmad suhandi | Mei 11, 2011 | Balas

  74. semoga saja di indonesia trcinta ini akan tumbuh orang2 seperti gus maksum2 ini,meskipun aku blm pernah melihat beliau,tetapi aku sudah mendengar tentang kesaktianya dan kewibawaanya.

    Komentar oleh joko | Agustus 2, 2011 | Balas

  75. #Petuah,almarhum:KH.abdulloh ma’sum jauhari.
    #tanamkan N sburkan sifat Optimisme.
    #Penuhilah jiwa anda dg inividualitas(Mandiri).
    #Hidupkan solideritas peerjuangan.
    #Jauhilah tipu daya dan rayuan yg d bungkusdg kata-kata HADIAH. sebab itulah yg menjadi faktor penghambat perjuangan.
    #jadilah pejuang yg konskuen.
    #Waspadalah terhadap Skulerisasi dan sllu Fleksibel dalam perjaungan yg Millitan.
    #NGAT !!!janganlah takut d cap fanatik, karena Menjunjung tinggi idealisme dan jangan Menggorakan prinsip karena ambisi _ Sanjungan…
    #Amalkan ilmu yg kalian dapat dan sempurnakan Serta Sesuaikan dg ilmu Kemasyarakatan.
    @/. di sallin Biograi: dri Ssok figur dan kiprahnya GUS Ma’sum

    Komentar oleh Joyo Alma | September 13, 2011 | Balas

  76. bakul jamu

    Komentar oleh wakid | November 29, 2011 | Balas

  77. assalamualaikum ww
    salam kenal, saya se daerah dengan gus zakaria mahmud, putra gus ma’sum di daerah bumirestu kec palas lampung selatan…………..kami sering bersilaturahmi pada beliau………….semoga semua mendapatkan keberkahan……..amiin

    Komentar oleh muslim ansori | Desember 4, 2011 | Balas

  78. assalamualaikum
    smoga beliaub sllu dihati para santri’nya.
    q bangga mnjadi pesilat PAGAR NUSA….
    terimakasih abah maksum.ajaran n kaidah sllu trbaik bwat qt.

    Komentar oleh prasetyo.SE | Desember 8, 2011 | Balas

  79. salam pagar nusa………
    sya anggota GASMI PATI.

    Komentar oleh ki ageng tandok | Maret 10, 2012 | Balas

  80. pagar nusa sragen

    Komentar oleh andi | Maret 18, 2012 | Balas

  81. kenangan yg indah ketika idhul adha takbir bareng bersama anak lirboyo seru banget kang doni qu kangen pencak dor by iwan alias adek asli kediri pernah tgl di bjonegoro kalitidu manukan salam pagar nusa tetep damai jgn ricuh seperti n.u kediri alkhamdulillah damai semua.,

    Komentar oleh Iwan Cyank Dya | Mei 3, 2012 | Balas

  82. salam saking PC IPS NU PAGAR NUSA REFORMASI NGANJUK,……..

    Komentar oleh Ips NU Pagarnusa Nganjuk | Januari 13, 2013 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: